10 Makanan Khas Kota Palembang Yang Enak Selain Pempek

Kuliner

by Andrie Yusub 52 Views

10 Makanan Khas Kota Palembang Yang Enak Selain Pempek

Sebagai salah satu kota besar di Indonesia dan menjadi ibukota provinsi Sumatera yang terletak di bagian selatan, sudah bisa dipastikan Palembang punya daya tarik tersendiri. Selain dengan adanya wisata alam berupa Sungai Musi dan Jembatan Ampera, masih banyak lagi tempat wisata lain, salah satunya adalah wisata kuliner yang cukup banyak jumlahnya.

Ada banyak sekali makanan-makanan tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat.

yuk kita intip makanan khas Palembang yang tak kalah enak dari Pempek.


1. Model

Model adalah salah satu jenis kuliner dari Sumatera Selatan, khususnya Palembang dengan bahan-bahan pembuatannya berupa ikan tenggiri, tahu cina, tepung sagu, dan telur. Untuk memberi cita rasa yang nikmat, makanan khas adat Palembang ini akan disajikan bersama dengan kuah udang dengan rasa gurih dan udangnya yang begitu terasa di mulut.

2. Otak-otak Kuah Cuko

Kuliner dengan nama otak-otak sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas, begitu pula di kota Palembang yang memiliki otak-otak kuah cuko. Yang membedakannya adalah penggunaan kuah cuko-nya yang digunakan untuk menemani penyantapan otak-otak, sedangkan normalnya otak-otak hanya disajikan dengan bumbu kacang.

3. Burgo

Burgo tergolong makanan khas penduduk Palembang yang sederhana. Jika ditilik dari bahan pembuatannya hanya menggunakan tepung sagu dan tepung beras yang diberi siraman kuah santan. Namun yang bisa membuatnya menjadi makanan mewah adalah adanya topping yang biasanya mengelilingi kuah santan tersebut, seperti suwiran ayam dan telur rebus yang kerap berenang pada guyuran air bersantan bewarna kekuning-kuningan.

4. Martabak HAR


Martabak HAR adalah martabak unik khas Palembang dengan isian dari telur ayam atau telur bebek, namun untuk menyantapnya akan diberi kuah kari dengan isian kentang. Makanan ini awalnya akan dibuat seperti martabak-martabak lain yang bertebaran, yakni adonan akan digoreng dengan bentuk membulat dulu dan diisi dengan telur-telur tadi, nantinya martabak akan digulung. Setelah selesai penggulungan inilah, martabak sudah siap untuk disajikan dengan kuahnya, yang terasa gurih layaknya kari, namun ada sedikit modifikasi dengan tambahan kentang.

5. Mie Celor

Makanan khas asli Palembang ini adalah saudara jauhnya mie aceh, karena mie celor dalam satu porsinya akan diisi dengan mie dan kuah santan kaldu ebi. Selain itu, untuk bisa memperoleh satu porsi lengkap mie celor akan ada tambahn berupa tauge, telur, kucai, dan daging udang. Namun untuk membuat mie celor, yang dipakai adalah jenis mie telur, dan uniknya mie tersebut memiliki rasa serta kelezatan berbeda di setiap produsennya.

6. Brengkes Tempoyak

Brengkes tempoyak merupakan makanan tradisional dari Palembang yang berbahan dasar dari ikan patin. Adapun yang menarik dari makanan ini adalah campuran bumbunya yang berasal dari fermentasi durian, sehingga menciptakan rasa yang unik tinimbang olahan-olahan lain dengan bahan serupa.

7. Pindang Tulang

Jika biasanya pindang menggunakan bahan dasar ikan, maka lain halnya bila dengan pindang tulang dari ibukota Sumatera Selatan, Palembang, yang menjadikan tulang sebagai bahan utamanya. Lazimnya, tulang yang akan dijadikan pindang ini adalah tulang sapi dengan ketentuan harus ada sedikit daging dan sumsum tulangnya. Jika dilihat, kuah pindang ini tidaklah berbeda dengan pindang-pindang lain, namun karena ada tulang sapi inilah yang membedakannya dan juga memberi perbedaan pada rasa.

8. Kue 8 Jam

Nama kue 8 jam atau lapan jam memang cukup unik dan agak nyleneh untuk penamaan sebuah kue, namun nama tersebut sangat relevan dengan lama waktu pembuatannya yang memakan waktu sampai 8 jam. Pembuatan kue selama itu memang cukup lama, namun bisa menciptakan rasa kue yang begitu enak, sama halnya dengan kue 8 jam yang berasa legit dan beraroma wangi. Bentuknya sendiri bewarna cokelat pekat dengan tekstur yang lembut, sehingga bisa dipastikan sangat lezat di mulut.

9. Kue Engkak Ketan

Ada juga kembaran dari kedua kue di atas, yaitu kue engkak ketan yang sama-sama dibuat menggunakan telur bebek, sehingga menjadikan olahan kue ini memiliki rasa khas. Bahannya bisa diterka dari namanya, karena salah satu bahannya adalah tepung ketan, yang berpadu dengan bahan lain, meliputi telur bebek, susu kental manis, gula pasir, mentega, dan santan. Komposisi bahan ini harus menggunakan santan dengan nama santan glondo, yakni santan yang dimasak sampai minyaknya keluar.

10. Kemplang

Selain pempek, kudapan yang menjadi kebanggaan orang Palembang adalah kemplang yang berbahan dasar ikan tenggiri atau ikan gabus. Tercatat ada sekitar enam jenis kemplang di ibukota Sumatera Selatan tersebut, meliputi kemplang kerupuk berbentuk bulat dengan diameter 5 sampai 7 cm berasa gurih ikan. Ada juga kemplang getas, dengan bentuk bulat berdiameter 4 cm, dibuat menggunakan adonan pempek seperti kemplang kerupuk. Terus ada kemplang panggang, yang dibuat dengan cara dipanggang yang enak dimakan dengan saus sambal.


Dari kesepuluh daftar makanan khas Palembang di atas, terlihat cukup beragam jenisnya, ada yang basah, kering, gurih, pedas, hingga manis. Walaupun cukup banyak olahan dengan embel-embel kue, namun tetap saja unik, karena kebanyakan dibuat menggunakan telur bebek. Ada juga olahan yang memakai ikan gabus yang jarang digunakan sebagai bahan dasar makanan, sehingga bisa dipastikan Palembang adalah kota kuliner yang wajib dicicipi aneka hidangannya.

Comments